Tangkuban Perahu, Wisata Alam Bandung Yang Populer

Destinasi wisata Gunung Tangkuban Perahu Bandung merupakan destinasi wisata yang sangat populer di Indonesia, hal ini dilatarbelakangi oleh petualangan yang menarik. Hampir semua orang Indonesia mengetahui kisah Sangkuriang dan ibunya Dayang Sumbi, hingga kini kisah ini melegenda di nusantara. Oleh karena itu, destinasi wisata ini tidak boleh diabaikan saat berlibur di Bandung, karena kapan lagi Anda bisa menyaksikan salah satu tempat wisata yang sudah menjadi legenda di nusantara selain wisata Danau Toba.

Salah satu hal keren yang bisa Anda lakukan di destinasi wisata di Jawa Barat ini adalah menikmati keindahan kawah di sekitar Gunung Tangkuban Perahu. Ada 3 kawah paling terkenal di tempat ini, di antaranya Kawah Domas, Kawah Upas, dan yang paling menarik perhatian adalah Kawah Ratu.

Selain menyuguhkan pemandangan yang indah, jalur menuju Gunung Tangkuban Perahu sangat mudah untuk di tempuh sehingga banyak wisatawan yang tidak sungkan untuk mengunjunginya menggunakan kendaraan pribadi maupun sewaan.

Agar perjalanan Anda semakin seru, Anda bisa berkeliling kawasan Kawah Ratu dengan menunggang kuda. Mengingat kedalaman kawah yang terjal, kawasan kawah tersebut dipagari dengan kayu agar pengunjung bisa lebih berhati-hati.

Legenda Gunung Tangkuban Perahu

Seperti kebanyakan gunung di Indonesia yang memiliki dongeng yang diturunkan dari generasi ke generasi, Gunung Tangkuban Perahu juga memiliki sejarah yang dipercaya sebagai asal muasal gunung ini. Kisah Sangkuriang dan Dayang Sumbi tentunya sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang.

Konon pada zaman dahulu hiduplah seorang wanita cantik bernama Dayang Sumbi. Keindahan Dayang Sumbi sudah dikenal banyak orang. Dayang Sumbi tinggal berdua dengan putranya yang bernama Sangkuriang di padang pasir. Dayang Sumbi sangat mencintai Sangkuriang dan mereka hidup bahagia bersama anjing kesayangannya, Si Tumang, yang sebenarnya adalah ayah Sangkuriang.

Suatu hari, Sangkuriang melakukan kesalahan. Sangkuriang sedang berburu rusa bersama Si Tumang. Hingga sore hari, Sangkuriang tidak menemukan rusa. Sangkuriang takut mengecewakan ibunya. Akhirnya, dia memutuskan untuk membunuh Si Tumang dan membawa pulang dagingnya.

Sesampainya di rumah, Dayang Sumbi langsung memasak daging yang dibawa pulang putranya. Setelah makan, dia menyadari ketidakhadiran Si Tumang. Sangkuriang akhirnya mengakui bahwa daging yang mereka makan adalah Si Tumang.

Dayang Sumbi sangat marah pada Sangkuriang. Dia melempar batu sampai mengenai kepala putranya dan membuangnya. Dayang Sumbi kemudian meratapi penganiayaan terhadap anak kesayangannya. Kemudian dia meminta agar dia memiliki umur yang panjang dan awet muda sehingga dia dapat melihat putranya lagi. Setelah beberapa tahun, keduanya bertemu kembali. Dayang Sumbi masih muda dan lebih cantik, sedangkan Sangkuriang sudah dewasa dan cantik. Singkat cerita, mereka berdua saling jatuh cinta.

Suatu hari, Sangkuriang mengatakan ingin menikah dengan Dayang Sumbi. Di saat yang sama, perempuan itu melihat bekas luka di kepala Sangkuriang dan menyadari bahwa putranya yang sudah lama tiada. Oleh karena itu Dayang Sumbi mencari cara agar mereka tidak menikah. Setelah meminta petunjuk, Dayang Sumbi kemudian mengirimkan persyaratan tersebut ke Sangkuriang.

Pemuda itu harus bisa membangun danau dan perahu dalam semalam sehingga mereka bisa berkeliling danau bersama keesokan harinya. Pagi harinya danau dan perahu yang dibangun Sangkuriang hampir selesai, Dayang Sumbi khawatir dan berdoa agar matahari segera terbit. Doanya terkabul, matahari terbit, dan Sangkuriang gagal menyelesaikan perahunya.

Karena marah, Sangkuriang kemudian menendang perahu setengah jadi di tengah danau. Perahu itu mendarat terbalik. Perahu ini kemudian diberi nama Gunung Tangkuban Perahu.

Status Gunung Tangkuban Perahu

Karena gunung yang sama masih merupakan gunung berapi yang masih aktif. Gunung Tangkuban Perahu masih dalam pengawasan Direktorat Vulkanologi Badan Indonesia. Terlihat jelas Gunung Tangkuban Perahu masih aktif dari beberapa kawahnya yang terus mengeluarkan gas belerang dan mata air panas di kaki gunung, termasuk yang ada di Kasawan Ciater, Subang.

Keberadaan gunung ini dan bentuk topografi kota Bandung yang seperti cekungan dengan banyak bukit dan gunung di setiap sisinya memperkuat teori bahwa terdapat sebuah danau besar yang kini menjadi ciri khas kota Bandung.

artikel terkait :

12 thoughts on “Tangkuban Perahu, Wisata Alam Bandung Yang Populer”

  1. After I initially commented I seem to have clicked the -Notify me when new comments are added- checkbox and from now on each time a comment is added I get 4 emails with the same comment.
    Perhaps there is a way you can remove me from that service?
    Kudos!

    Reply
  2. I am not sure where you are getting your info, but great topic.

    I needs to spend some time learning more or understanding more.
    Thanks for magnificent information I was looking for this information for my mission.

    Reply
  3. Hey there! Someone in my Myspace group shared this website with us
    so I came to check it out. I’m definitely enjoying
    the information. I’m bookmarking and will be tweeting this to my followers!
    Outstanding blog and fantastic style and design.

    Reply
  4. Excellent post. I used to be checking constantly this weblog and
    I’m impressed! Very useful info specifically the last section 🙂 I take care of
    such information much. I used to be seeking this particular info for a long
    time. Thanks and best of luck.

    Reply
  5. I really love your website.. Pleasant colors & theme. Did you create this amazing site yourself?
    Please reply back as I’m trying to create my own blog and would love to learn where
    you got this from or just what the theme is called.
    Thank you!

    Reply
  6. Hey there are using WordPress for your blog platform?
    I’m new to the blog world but I’m trying to get started
    and create my own. Do you require any coding
    knowledge to make your own blog? Any help would
    be really appreciated!

    Reply
  7. great publish, very informative. I’m wondering why the other
    experts of this sector don’t understand this. You should continue your writing.
    I’m confident, you have a great readers’ base
    already!

    Reply

Leave a Comment